Friday, September 14, 2018

Yellow

YELLOW

Kenapa judulnya begitu? gak ada maksud atau tujuan tertentu. Tetapi karena kebetulan warna bajunya kuning. Kenapa bajunya berwarna kuning? Ya kebetulan aja pengen warna yang cerah. Ini karakter atau tokoh dari film apa? Anime? Bukan sih ini hanya hasil coret2 saja, ga terinspirasi dari film apapun. Hehe

Art


Tuesday, September 11, 2018

Mengganti Nama Email Gmail / Youtube / Google+ Tanpa Menunggu Limit 90 Hari

Mengganti Nama Email Gmail / Youtube / Google+ Tanpa Menunggu Limit 90 Hari

Yo... saya mau berbagi cerita lagi.

Hari ini saya ketemu hal yang berasal dari kesalahan sendiri. Bikin kesel tapi bingung karena kesel sama diri sendiri. Jadi ceritanya kan saya punya akun gmail yang saya gunakan untuk email sehari-hari, untuk akun youtube juga, dan untuk blog ini juga. Nah kebiasaannya google kalau bikin aplikasi semua info profilnya akan sama dengan akun gmail yang kita gunakan. Seperti contohnya nama channel youtube kita akan sama dengan nama yang kita gunakan di akun gmail. Seperti yang saya gunakan email saya ini dengan nama Agus Riza Irawan, di youtube nama channelnya juga akan seperti itu. 

Entah dari mana datangnya iseng saya ini tiba-tiba saya ingin mengubah nama channel youtube saya menjadi "Rizuvart", dan berhasil memang. Belum satu jam berlalu saya berubah fikiran ingin mengubahnya lagi menjadi "Agus Riza Irawan" karena ternyata nama di akun gmail saya ikut berubah (wah kacau). Tapi usaha saya untuk mengubah kembali nama akun saya gagal (seperti gambar di atas) karena ternyata setelah saya cari informasinya memang google membatasi kita hanya dapat mengubah nama akun google sebanyak 3 kali dalam 90 hari. Wah kaget saya masa harus nunggu 90 hari. Hampir setengah jam berlalu saya usaha cari settingannya tetap tidak bisa. Nyari-nyari di blog dan forum-forum pun tidak ada hasil yang memuaskan. Sampai akhirnya saya menemukan satu video di youtube yang memberi tahu cara praktisnya tanpa menunggu 90 hari (di bawah akan saya kasih linknya).

Oke akan saya coba jelaskan langkahnya.

1. Membuka dan Menghapus Google Plus
Tahapan ini memang kita akan menggunakan akun google plus. Lalu buka menu "setelan" (saya pakai google bahasa indonesia). Lalu scroll ke bawah sampai yang paling bawah ada link HAPUS PROFIL GOOGLE+ ANDA. Wah harus hapus google+? Awalnya saya juga kaget. Karena tidak ada opsi lain ya akhirnya saya ikuti (tapi aman tenang saja). Setelah tombol di klik maka akan masuk ke halaman konfirmasi gitu, isinya ada informasi tentang data kita. Apa saja yang akan dipertahankan dan yang akan di hapus. Lalu check yang bagian 'Wajib diisi' (yang atasnya tidak saya check karena saya tidak ingin menghapus yang sudah saya follow di google+). Lalu klik 'Hapus'.


Selanjutnya akan ada tahap seperti gambar di bawah ini (di tahap ini sebenarnya google+ kita sudah terhapus). Untuk form di bawah ini kalian bisa pilih sesuka hati. Say pilih yang ke 4. Lalu klik submit.



2. Membuat Akun Google Plus
Setelah akun google+ kita terhapus. Kita harus membuatnya lagi dengan email yang sama. Buka https://plus.google.com/. Lalu klik 'Gabung dengan Google Plus'. Di sini silakan pakai nama yang mau kita gunakan (tadi saya ingin pakai nama 'Agus Riza Irawan' lagi yang tadinya tidak bisa diubah dari 'Rizuvart').


Selamat!! seharusnya sekarang nama channel youtube dan nama email anda sudah kembali jadi yang kalian inginkan. :)

Selanjutnya saya coba cek data saya (karena khawatir ada yang hilang). Ternyata youtube aman, video tidak hilang. Gmail juga aman. Hanya saja google+ bersih dari timeline yang pernah saya post ikut terhapus, tetapi followers masih ada.

Begitulah cerita hari ini. Semoga bermanfaat :)

Referensi saya:

Sunday, September 9, 2018

Cara Mendapatkan Access Token (scope public_content) Instagram API


Yo,...

Hari ini saya mau menulis tentang cara/tahapan untuk bisa mendapatkan access_token Instagram API. Tahapannya cukup singkat tapi perlu sedikit teliti biar gak salah. Karena seperti yang saya katakan kemarin di artikel sekilas penggunaan instagram api, di situ saya jabarkan jenis dan cangkupan dari instagram API. Kalau salah resisternya nnti takutnya bisa beda jenis atau cangkupannya gak sesuai yang kita inginkan. Tulisan ini saya buat untuk berbagi aja, karena saat saya mencoba mendapatkan access_token agak kesulitan karena tutorial yang ada di dokumentasi Instagram kurang bisa saya mengerti dan blog-blog lain penjelasannya beda-beda dan ada yang kurang sesuai menurut saya (maka dari itu di judul kali ini saya pertegas dengan menambahkan scope dari token yang akan kita dapatkan). Jadi Tulisan ini semoga bisa melengkapi informasi yang kurang itu. Oke langsung saja ke pembahasan.

1. Register Instagram
Yang perlu kita lakukan pertama kali adalah mendaftar. Di sini kalian sudah pasti harus punya akun instagram kalau mau pakai instagram API.    

2. Register sebagai developer
Nah, akun instagram yang kita gunakan harus didaftarkan sebagai developer dengan cara mengisi form yang disediakan di https://www.instagram.com/developer/clients/register/. Lihat gambar di bawah ini. 


Isilah form tersebut sesuai dengan kebutuhan kalian. Contohnya saya mengisi seperti di bawah ini :

Sebagai catatan, pastikan Valid redirect URIs anda bisa diakses. Karena nanti akan digunakan dalam proses request access_token. Untuk bagian tab Security kalian bisa uncheck Disable implicit OAuth. Fungsinya adalah untuk proses request access_token. Instagram menyediakan 2 cara untuk mendapatkan access_token yaitu Implicit dan Explicit. Di tutorial ini kita akan pakai cara Implicit.

Hasilnya nanti akan seperti gambar di bawah ini. Kalian akan mendapatkan Client ID yang nantinya digunakan untuk mendapatkan token. Klik tombol Manage untuk melihat detailnya.


3. Authentication (untuk mendapatkan token)
Untuk tahapan ini kita akan menggunakan url bar pada browser. Ikuti langkah di bawah ini:

https://api.instagram.com/oauth/authorize/?client_id=CLIENT-ID&redirect_uri=REDIRECT-URI&response_type=token

Ganti CLIDEN-ID dengan Client ID yang didapat dari tahap ke dua tadi. Ganti juga REDIRECT-URI dengan Valid Redirect URIs kalian (kalau saya pakai web saya https://www.byriza.com). Masukkan ke Url Bar di browser dan jalankan (lihat gambar di bawah).


Selanjutnya browser akan otomatis redirect ke URL yang kita tentukan beserta access tokennya (http://your-redirect-uri#access_token=ACCESS-TOKEN). Sebagai catatan, dengan tahapan di atas maka kalian akan mendapatkan API dengan scope "basic" (klik di sini untuk penjelasannya). 

Untuk mendapatkan versi scope public_content kalian bisa menambahkan parameter &scope=public_content seperti contoh di bawah ini (yang ini gak banyak yang bahas di blog-blog lain, makanya kadang bikin bingung).

https://www.instagram.com/oauth/authorize/?client_id=CLIENT-ID&redirect_uri=REDIRECT-URI&response_type=token&scope=public_content


Nah kira-kira seperti ini cara mendapatkan access_token Instagram API. Kurang lebihnya mungkin kalau ada yang salah mohon dikoreksi hehe. Di artikel selanjutnya akan saya bahas penggunaan API instagram setelah kita sudah mendapatkan access_token. 

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat :)



Sekilas Penggunaan Instagram API


Yo!..

Hari ini saya mau membagikan sedikit info mengenai penggunaan Instagram API (bagi yang belum tahu saja atau yang sudah lupa, hehe). Sebelumnya kenapa saya menulis ini karena beberapa waktu lalu ada client yang ingin media (foto/video) yang ada di instagramnya ditampilkan di websitenya (sepertinya sebagai portofolio). Lalu teman saya mencoba menggunakan API dari Instagram tapi karena ribet akhirnya lebih memilih aplikasi pihak ketiga yang hasilnya cukup bagus. Bisa menampilkan banyak konten dan responsive tentunya. Tetapi karena itu adalah pihak ketiga ya pastinya ada logo dari aplikasinya yang ikut nempel di medianya (sebut saja iklan). Load-nya cukup berat karena menampilkan banyak foto sekaligus tanpa bisa kita filter semau kita. 
Karena iseng akhirnya saya coba buka website Instagram dan membaca dokumentasi API nya. Btw waktu itu memang pertama kalinya saya coba baca-baca APInya. Sebelumnya belum pernah nyoba-nyoba karena memang gak ada perlu dengan API Instagram. Nah, Akhirnya setelah baca-baca dapetnya sedikit pencerahan. 
Awalnya memang ribet. Karena saya memang kurang paham dengan dokumentasi yang semacam itu dan karena bahasa inggris saya kurang bagus ya jadi malah bingung. Disitu saya mulai frustasi dan mencari info dari blog-blog lain. Dapetlah beberapa tutorial yang bagus tapi entah kenapa ada tahapan yang tetap saja gagal. Saat saya baca-baca lagi ternyata (menurut saya) ada beberapa hal yang tidak (mungkin lupa) disampaikan di dokumentasi.
Di sini saya coba jelaskan mengenai API Instagram yang harus dipahami sebelum menggunakannya :

1. Scope
Scope ini adalah cangkupan/seberapa fitur yang bisa anda gunakan dari API Instagram. Ada 2 jenis scope yang disediakan. Yaitu Basic dan Public_content. Perbedaannya adalah scope Basic hanya bisa digunakan untuk menampilkan profil dan media dari akun yang terdaftar. Sedangkan untuk bisa menampilkan berdasarkan hashtag, comment dll, token yang anda gunakan harus terdaftar dengan scope Public_content. Nah, kalau kita daftar tanpa menentukan scope-nya maka kita akan terdaftar dengan scope basic.

2. Mode 
Instagram API punya 2 mode (dari yang saya pahami). Yaitu mode Sandbox dan mode Live (saya temukan ini di beberapa artikel tapi saya belum menemukannya di dokumentasi). Kedua mode tersebut dapat menampilkan seperti data user, media, hashtag, comment, like, location. Perbedaannya adalah pada batasan dimana mode sandbox hanya bisa menampilkan 20 media (maksimal). Parameter seperti next_max_id (untuk pagination) dan count (untuk menentukan jumlah media yang ingin ditampilkan) tidak akan berfungsi di mode Sandbox.

Nah, untuk mendapatkan mode Live (dari yang saya baca2) kita harus melakukan submission (seperti kuisioner gitu bentuknya) di menu permission pada application yang terdaftar di akun kita (tapi ini belum saya coba).

Singkat cerita, esok paginya saya baca-baca artikel lagi ternyata ada API yang lain lagi yaitu Instagram Graph API (nanti bisa saya bahas kapan-kapan, hehe). Ada-ada saja memang sosmed jaman sekarang makin canggih aja.

Selanjutnya akan saya buat semacam tutorial untuk mendapatkan access_token agar bisa menampilkan media instagram kita di blog/website kita. Kalau ada yang salah dari tulisan ini mungkin master2 bisa mengoreksi. hehe

Sampai jumpa di artikel selanjutnya. :)

Wednesday, September 5, 2018

Cara Memasang (Embed) Post Instagram di Website/Blog Post Anda

Hallo..

Saya kali ini mau membagikan cara memasang/menempelkan/menyematkan post instagram di website atau blog post kalian. Kalau yang sudah tahu mungkin gak akan buka postingan ini hehe. Postingan ini saya buat karena kemarin baru aja post di blog ini dengan menyematkan video dari instagram saya. Contohnya bisa dilihat di postingan saya https://www.byriza.com/2018/09/sketching-timelapse-video-kay.html. Caranya sangat simpel. Kalian bisa ikuti tahapan di bawah ini:

1. Login ke instagram.com (versi website)


2. Pilih salah satu post yang ingin diembed. (Kalau gak salah ini juga berlaku untuk postingan akun orang lain. Jadi kalau mau embed media dari akun instagram orang lain bisa tuh.)


3. Klik tombl titik tiga (...) di pojok kanan bawah (di sebelah kanan form komentar).

Cara Memasang (Embed) Post Instagram di Website/Blog Post Anda

4. Akan muncul beberapa pilihan. Pilih "Embed" atau dalam bahasa indonesia "Sematkan".

Cara Memasang (Embed) Post Instagram di Website/Blog Post Anda

5. Nah di tahap ini akan muncul satu baris code yang bisa kita copy. Ada opsi tambahan yaitu "include caption" untuk menyertakan caption jika dichecklist. Copy kode tadi dan paste di postingan blog kalian atau di bagian website kalian yang lain. 

Cara Memasang (Embed) Post Instagram di Website/Blog Post Anda

6. Setelah disimpan kalian bisa lihat hasilnya. 


Selamat mencoba :)

Tuesday, September 4, 2018

Sketching Timelapse Video - Kay

Hello.. 
Video ini saya buat sudah cukup lama. Waktu itu hanya sekedar iseng ingin mencoba menggambar dengan langsung direkam karena kebetulan ada tripod dan kamera action yang bisa langsung merekam timelapse. Hasilnya sangat memuaskan menurut saya (penilaian pribadi hehe) karena tidak ada jeda saat menggambar. Meski hasil videonya cuma sekitar 8 detik, itu sebenarnya saya menghabiskan waktu 1 jam untuk membuat gambar yang sedemikian rupa (setingan timelapsenya terlalu cepat). Dan jadilah seperti ini.

A post shared by Art by Riza (@rizuvart) on

Video ini sudah saya upload di instagram sudah sangat lama dan sudah saya hapus. Sedangkan yang saya embed di atas itu adalah reupload sekitar 10 bulan lalu. 

Sunday, September 2, 2018

Lindswell Kwok - Painting Video


Lindswell Kwok

Lindswell (lahir pada 24 September 1991) adalah atlet Indonesia pada cabang olahraga wushu yang memenangkan medali emas pada Asian Games 2018 untuk nomor Taijijian dan Taijiquan.



Drawing Process:

Art:

Monday, August 27, 2018

Jack of the Red Hearts - Fanart

Jack (Annasophia Robb) 
Fanart

Jack atau Jacqueline adalah salah satu tokoh dalam film Jack red Heart atau Jack of the Red Hearts yang rilis pada mei 2015. Jack diperankan oleh Annasophia Robb (lahir pada tanggal 8 Desember 1993). Selain sebagai Aktris dia juga menyanyi dan menjadi model.

Art: 


Saturday, August 25, 2018

Ready Player One, Tentang Permainan dan Kenyataan - Movie Review

ready player one

#ReviewSukaSuka
#SpoilerAlert

Hari ini (untuk kedua kalinya) saya kembali menonton film ini. Ready Player One, diangkat dari novel berjudul sama. Saya tidak baca novelnya. Filmnya saja saya baru tahu saat sesudah rilis. Jadi ya saya enggak up to date sebenarnya untuk info-info film baru. hehe

Nah sekarang saya mau kasih cerita (review) sedikit mengenai film ini. Cerita bermula dari seorang James Halliday (diperankan oleh Mark Rylance) yang membuat sebuah dunia virtual bernama "OASIS", bersama dengan temannya yang bernama Ogden Morrow (diperankan oleh Simon Pegg). Sebelum meninggal, Halliday meninggalkan sebuah kompetisi untuk mendapatkan 3 kunci. Ketiga kunci tersebut akan menjadi kunci untuk mendapatkan "easter egg". Bagi yang mendapatkan easter egg maka akan menguasai dan dapat mengatur seluruh Oasis dan mendapatkan hadiah berupa saham. Maka persaingan pun dimulai.



Di masa yang penuh dengan krisis membuat orang-orang lebih memilih menghabiskan hari di dunia Oasis. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatka easter egg agar dapat memperbaiki keadaan hidup mereka. hemm singkat cerita memang suasananya dipenuhi ketidakadilan. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.

5 tahun berlalu belum ada yang berhasil mendapatkan 1 kunci pun. Sampai akhirnya seorang pemuda bernama Wade Watts berhasil mendapatkan petunjuk untuk melewati kompetisi untuk kunci pertama (kompetisi balapan). "Mengapa kita tidak mundur ke belakang sesekali? Mundur dengan sangat cepat. Secepat yang kau bisa, tancap gas untuk mendapatkan medali". Kira-kira begitu kata Halliday dalam Jurnal Halliday (tempat mencari petunjuk mengenai kompetisi easter egg). Kunci pertama telah didapatkan oleh Wade (dengan avatar bernama Parzival) dan menempai posisi pertama di papan peringkat. Disusul teman-temannya yaitu Samantha Cook (Olivia Cooke, avatar : Art3mis), Helen (Lena Waithe, avatar : Aech), Toshiro (Win Morisaki, avatar : Daito) dan Xo (Philip Zhao, avatar : Sho). Parzival pertama kali bertemu Art3mis di tengah balapan. Art3mis merupakan pengacau The Sixers
.

Dalam alur ceritanya, mereka harus bersaing melawan pemain lain dan juga the sixers yang berada di bawah naungan perusahaannya IOI. The sixers adalah para pemain yang bekerja untuk IOI namun mereka tidak memilki nama avatar unik seperti pemain pada umumnya, nama avatar mereka hanya urutan angka. Tujuan IOI sama dengan para pemain lain yaitu mendapatkan Easter egg. Akan tetapi dalam perjalanannya, IOI memanfaatkan keadaan untuk kepentingan bisnis. Seperti berjualan alat pendukung permainan (yang paling populer adalah X1, sebuah baju yang mampu membuat pemain yang menggunakannya merasakan apa saja yang mengenainya. Pemain akan merasa seperti nyata). 

Di pertengahan film Art3mis berhasil mendapatkan kunci kedua. Semua tak lepas dari kerjasama teman-temannya juga. Persaingan terus berlanjut sampai pada perebutan kunci ketiga yang sangat seru dimana IOI lebih dulu berhasil menemukan lokasi dan tantangan untuk kunci ketiga dan menutup lokasi dengan penghalang tak tertembus dari item artefak sihir level 99. Peperangan tak terhindarkan dimana Parzival mengajak seluruh pemain Oasis untuk melawan IOI.

Mungkin cerita di atas terlalu spoiler ya. hehe.. Yang paling saya sukai dalam film adalah pop culture yang di sini digambarkan sebagai favorit dari sang pencipta game yaitu Halliday. Para pemain harus mengikuti dan memahami pop culture untuk mendapatkan petunjuk mengenai permainannya. Setting cerita dalam cerita adalah 2045 di Ohio. Sedangkan Oasis diluncurkan pertama kali pada 2025. Dan perburuan easter egg dimulai pada 2040. 

Dunia virtual yang sangat menarik jika memang benar ada. Di masa sekarang ini mungkin bisa terwujud karena teknologi VR sudah cukup berkembang. Mungkin 5 atau 10 tahun lagi. Semoga saja.. hehe

Mungkin cukup sekian spoiler dari saya. Bagi yang sudah menonton mungkin ini bisa jadi bahan bacaan agar tertarik untuk menonton lagi. Kalau yang belum menonton, kamu harus nonton. Ada kutipan yang menarik dari Halliday, "Dunia nyata itu nyata". Jadi bisa saya simpulkan meski ada dunia virtual yang sangat indah, jangan lupa kita hidup di dunia nyata. 

Terimakasih sudah membaca.. :)

Sampai jumpa di artikel lainnya... 

Thursday, August 23, 2018

Membuat JSON dengan Php

Yo!

Hari ini saya ingin berbagi cerita lagi. Tapi kali ini ceritanya sedikit berfaedah hehe. Awalnya saya mau membagikan cara menampilkan data mengguanakan Php, Mysqli dan Javascript/Jquery/Ajax. Tapi karena data yang akan ditampilkan nantinya berbentuk JSON, jadi saya akhirnya membuat artikel ini terlebih dahulu untuk mendukung artikel selanjutnya.

Masuk ke pembahasan, apa itu JSON? dan gunanya? berdasarkan artikel dari json.org disebutkan bahwa JSON atau Javascript Object Notation adalah format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan dibuat oleh komputer. JSON tidak bergantung pada bahasa pemrograman apapun. karena pada dasarnya JSON adalah format text yang bisa dibuat dengan bahasa pemrograman yang umum seperti C, Java, Javascript, Perl, Python, Php dll. Bingung? haha sama.

Singkatnya untuk lebih mudah dipahami, Json adalah format text (seperti yang disebutkan di atas) yang digunakan untuk berbagi data. Terkadang tanpa sengaja kita menemukan file dengan ekstensi .json, nah file itu berisi daa JSON yang berbentuk text seperti contoh di bawah ini.
 
{
  "nama" : "Riza",
  "alamat" : "Jakarta",
  "Kewarganegaraan" : "Indonesia",
  "hobi" : "Makan",
  "followers" : 80 
}

Pada dasarnya (simpelnya) bentuknya seperti itu. Tapi pada kenyataannya kita bisa menemukan format yang berbeda-beda mulai dari yang simpel sampai yang sangat rumit. Tapi tenang, serumit apapun bentuknya, JSON hanya terdiri dari array, object dan value. Nah apa lagi itu? nanti akan saya bahas di artikel selanjutnya. Selain disimpan dalam file .json, JSON juga dapat dibuat dengan bahasa pemrograman lain seperti pada topik ini kita akan menggunakan Php.

Untuk membuatnya kita perlu menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu.

1. Xampp
Kita harus menginstall aplikasi Xampp terlebih dahulu dimana aplikasi ini akan menjadi server lokal kita di laptop.
2. Text Editor
Kalau ini sih kalian bisa pakai text editor apa saja, notepad pun bisa. Tapi kalau saya pakai brackets. 

Oke langsung masuk ke tahap selanjutnya. Buat folder di C:\xampp\htdocs\. Beri nama foldernya dengan nama "phpjson" (nama folder bebas sebenarnya, ini hanya contoh saja). Nantinya JSON kita akan bisa di akses di http://localhost/phpjson.

Tahap selanjutnya kita akan membuat database. Kita gunakan Contoh di bawah ini. Buat database dengan nama "sekolah", lalu buat tabel "siswa" seperti contoh di bawah

CREATE TABLE `siswa` (
  `nis` char(6) NOT NULL,
  `nama` varchar(30) NOT NULL,
  `alamat` varchar(40) DEFAULT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;

--
-- Dumping data for table `siswa`
--

INSERT INTO `siswa` (`nis`, `nama`, `alamat`) VALUES
('111111', 'James', 'Jakarta'),
('111112', 'Rudi', 'Jakarta'),
('111113', 'Andi', 'Jakarta');

--
-- Indexes for dumped tables
--

--
-- Indexes for table `siswa`
--
ALTER TABLE `siswa`
  ADD PRIMARY KEY (`nis`);
COMMIT;

Selanjutnya kita kan membuat file Php nya. Kita beri nama filenya index.php (ketik sendiri ya.. hehe)



Setelah selesai, kalian bisa mencoba menjalankannya di browser (google chrome/mozilla, dll) melalui http://localhost/phpjson/ 

Selamat mencoba.. 

Jack of the Red Hearts - Movie Review

Jack of the Red Hearts Bercerita tentang seorang gadis berusia 18 tahun bernama Jacquelyn atau biasa dipanggil dengan nama Jack (d...